Lingkungan Industri Kecil Sidoarjo Wajib Masker

Beberapa bulan belakangan, fenomena pandemic virus corona (Covid-19) menjadi ancaman besar bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, covid-19 telah menyebar ke 34 provinsi, 489 kabupaten / kota. Sampai tanggal 9 September 2020, dilaporkan jumlah kasus covid di Indonesia berjumlah 203.342 kasus, dimana 8.336 orang meninggal dunia. Di Jawa Timur, kasus Covid dilaporkan mencapai 36.712 kasus, dengan jumlah korban meninggal sebanyak 2.646 orang.  Karena itu, pemerintah telah meminta semua orang tanpa memandang kelas usia, diminta untuk tetap tinggal di rumah demi memotong rantai persebaran virus corona penyebab Covid-19. Hal ini telah berdampak pada stabilitas ekonomi, karena masyarakat tidak dapat melaksanakan kegiatan ekonomi secara optimal, bahkan terhenti sama sekali.

Untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi, maka perekonomian Pemerintah kemudian menetapkan new normal, dimana masyarakat terutama yang berusia dibawah 45 tahun diibolehkan untuk kembali menjalankan aktivitas secara normal namun ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,  diantaranya adalah menjaga kebersihan tangan, penerapan etika batuk, pakai masker, jaga jarak dan isolasi mandiri bagi yang sakit. Dimana untuk pelaksanaan new normal diharapkan, semua sektor perekonmian dapat melaksanakan dengan baik, termasuk sektor industri.

Dimana Lingkungan Industri Kecil Sidoarjo, sebagai salah satu kawasan industri yang memberikan kontribusi dalam pertumbuhan sektor industri Di Jawa Timur, juga diwajibkan melaksanakan new normal. Pelaksanaan new normal sudah disosialisasikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui UPTI Logam dan Perekayasaan sidoarjo melalui surat maupun melalui kunjungan pada beberapa pelaku usaha.

Mengingat pentingnya pelaksanaan new normal, dimana para karyawan di kawasan Lingkungan Industri Kecil dapat tetap bekerja namun dengan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan covid-19 maka Lingkungan Industri  Kecil Sidoarjo perlu dicanangkan sebagai Kawasan Wajib Masker. Terkait dengan pencanangan tersebut, maka pada tanggal 14 September 2020, dilakukan pembagian masker pada siapapun yang masuk kawasan LIK tanpa menggunakan masker dan juga pembagian hand sanitizer. Masih dalam rangka new normall, juga akan dilakukan pengukuran suhu dengan thermal gun bagi siapapun yang masuk dalam kawasan LIK, penyemprotan disinfektan di perusahaan, pemasangan spanduk kawasan wajib masker, pemasangan baliho dan leaflet protokol pencegahan penyebaran covid – 19

Terkait dengan pelaksanaan  new normal, maka diharapkan 58 IKM yang berada dalam kawasan Lingkungan Industri Kecil Sidoarjo, dapat menerapkan protokoler pencegahan covid-19 di lingkungan perusahaannya masing – masing. Para pemilik / manager perusahaan diharapkan  juga mensosialisasikan prokoler tersebut, sesuai leaflet yang terpasang di perusahaan masing – masing, pada semua karyawan. Sehingga 400 karyawan yang bekerja LIK, diharapkan terhindar dari covid -19 dan dapat membantu perusahaan secara maksimal dalam melakukan produksi.

Melalui pencanangan kawasan Lingkungan Industrri Kecil sebagai kawasan wajib masker dapat meningkatkan kesadaran dan kemauan kita dalam melaksanakan protokoler kesehatan untuk melindungi tenaga kerja dan lingkungan rumah maupun kerja, dari wabah covid-19.  Dan kegiatan ini merupakan suatu upaya yang perlu didukung bersama – sama, agar karyawan tetap bekerja untuk menjalankan roda ekonomi dengan tetap menjalankan protokoler kesehatan.