NOVEL Warisan Berharga

Bab 1

Kali pertama membuka mata, terasa kosong.Bukan saja memandang ruangan yang kosong, tiada siapapun selain tubuhku yang terbaring diatas tempat tidur. Tetapi juga pikiran yang kosong, karena aku tidak ingat siapa diriku,  siapa  keluargaku. Dilihat dari  ruangan yang serba putih, mungkin ini suatu ruangan di rumah sakit. Kenapa aku bisa berada di rumah sakit. Apa penyebab aku berada di rumah sakit dan hilang ingatan. Memikir semua itu, membuat kepalaku terasa berat. Aku mencoba membalikkan badankku ke kanan, tetapi leherku terasa berat. Akhirnya aku hanya bisa tidur terlentang, menunggu siapapun yang akan datang dan menolongku menjawab semua pertanyaanku. Begitulah aku berharap.

Semua pertanyaan itu akhirnya dijawab oleh seorang dokter. Ya, tidak berapa lama aku sadar, seorang suster jaga yang masuk untuk memeriksa kondisiku, terkejut melihat mataku yang terbuka dan segera memanggil dokter.  Aku disapa dengan nama Rafiq, aku masuk ke rumah sakit karena kecelakaan tunggal, yang menyebabkan aku koma selama 14 bulan. Ayah ibuku masih ada, dan mereka sedang dalam perjalanan, untuk menemuiku.

Saat sedang mendapatkan perawatan, pintu ruangan terbuka dan masuklah sepasang suami istriku. Sang perempuan, menangis histeris, memelukku sambal berteriak “Rafq, Rafiq anakku”. Sang suami tak kalah terharu, sambal menitikkan airmata, dia berkata “nak, kami  hampir putus asa menunggu sadar, Alhamdulillah dengan kebesaran Allah, hari ini kamu sadar nak”. Namun aku tidak bereaksi, karena aku sama sekali tidak mengenali mereka. Keduanya mulai merasa aneh dan mulai panik, karena aku tak bereaksi. Sang wanita sambal menangis bertanya pada dokter ‘apa yang terjadi dokter?, kenapa Rafiq seperti tidak mengenal kami”. ”tenang ibu, mari ikut bersama saya. Suster selesaikan perawatannya ya”.

Setelah kembali dari ruangan dokter, sepasang suami  istri itu terlihat lebih tenang. Kedua mendekatiku. Sang  istri kemudian memegang tanganku dan sambal menahan tangis berkata “Namamu Rafiq Ilham, itulah nama yang kami berikan padamu. Aku Herlina, ibumu. Ini ayahmu, Lukman Farid. Sang bapak menatapku sambal mengangguk kecil. “Kamu anak tunggal, saat ini usimu, 29 tahun. Kamu seorang pemimpin perusahaan, dan saat ini kita tinggal di Jakarta”. Saat wanita yang mengaku ibuku akan melanjutkan ceritanya, ayahku berkata “Sudah cukup ma, ingat kata dokter tadi, kita harus  mengingatkannya secara perlahan – lahan”.

Lelaki yang mengaku sebagai ayaku kemudian berkata ‘kamu pulang ya ma, istirahat di rumah. Biar aku yang disini menjaga Rafiq malam ini. Besok pagi baru mama kesinilah lagi. Ibuku mencoba menentang ayahku dengan berkata “ngga Pa, saya ingin disini bersama Rafiq, kita berdua akan menjaganya”. Ayah dengan lembut berkata”ingat kata dokter ma, Rafiq baru sadar dan tidak boleh menerima reaksi yang berlebihan. Pulang ya ma”. Akhirnya Ibu mengalah, “Rafiq sayang, ibu pulang ya. Cepat sembuh ya nak, love you”.  Aku mencoba tersenyum untuk pertama kalinya setelah sadar. Pasti senyumanku aneh, tapi setidaknya aku sudah berusaha untuk merespon dengan baik.

Setelah ibuku pulang ayahku medekati tempat tidurku, merapikan bantal dan berkata ‘tidurlah nak, atau mau makan sesuatu? Ayah belikan”. Aku hanya menggeleng sambil tersenyum. Aku kembali membaringkan  tubuhku, dengan rasa sukur yang tak terhingga, karena diberi kesempatan kedua. Kutatap wajah pria tua, ayahku, yang sedang berusaha menidurkan dirinya diatas sofa. Aku berjanji dalam hati untuk selalu menyenangkan hati kedua orang tuaku. Aku menyadari, bahwa kesadaranku kembali pasti karena doa doa meraka, dan doa doa orang – orang baik lainnya, yang masih menginginkan aku terus hidup.

Saat akan merebahkan diri, terasa batang leherku  bagian belakang sakit. Ternyata benar, akau mengalami kecelakaan yang  parah, sehingga tidak ada harapan untuk hidup. Luka paruh yang memanjang dari kepala ke leher merupakan bukti parahnya kecelakaan tersebut. Apa yang aku lakukan sehingga bisa mengalami kecelakaan separah itu. Kecelekaan yang mengakibatkan aku koma selama 14 bulan dan saat sadarpun masih mengalami retrograde amnesia. Ya itulah penjelasan dokter tadi. Dan kondisi ini tidak dapat dipastikan berapa lama, apakah seminggun, sebulan, setahun atau seumur hidupku.

Sudah 2 minggu berlalu. Aku masih di rumah sakit. Dengan kondisi yang masih sama kosong. Ya, aku merasakan seperti terlahir kembali, karena tidak ada sepeninggal ceritapun yang tersisa dari 27 tahun kehidupanku. Setiap hari, ibu dan ayahku datang dan membagikan cerita cerita yang hilang dari memoriku selama 27 tahun. Tapi harus dilakukan secara perlahan. Jadi ibuku membawakan foto masa batita, balita dan TK dalam 2 minggu terakhir. Apa yang kuingat, kosong……… Cerita ibu bagaikan mengisi suatu buku yang kosong, bagaikan merestore data pada  sebuah laptop yang rusak. Namun, apa yang ku rasakan, tetap ………kosong.

Ibu juga membawakan beberapa buku, namun disesuaikan dengan saran dokter bahwa buku yang diberikan masih bersifat bacaan yang ringan karena aku belum boleh berpikir keras. Sebuah HP juga dibawa. Aku berharap bahwa itu adalah HP lama, sehingga aku bisa mengingat teman lamaku, dana apa yang kulakukan di masa laluku. Sayangku, ibuku mengatakan bahwa HPku ikut rusak dalam kecelakaan tersebut. Apa yang kurasakan, kecewa tentu saja. Karena sebagian besar cerita kita, siapa teman kita, apa yang sudah kita lakukan, apa yang sudah kita lewati berada dalam memori HP. Yang aku harapkan, adalah  masa laluku baik, sehingga dihargai oleh banyak orang.

Minggu ketiga, seorang wanita tua yang duduk dikursi roda, didorong masuk ke ruang rawatku. Senyumnya  menyeduhkan. Dia dorong merapat ke tempat tidurku. Setelah cukup dekat untuk menyentuhku, kursinya rodanya dihentika. Aku berusaha duduk. Yak arena terlalu lama koma, ototku menjadi kaku saat digerakkan.

“Ham, apa kabarmu sayang” Dia panggil aku”Ham” sambal memegang tanganku dia berkata “kamu akan baik baik saja. Kamu pasti bertanya tanya siapa aku. Aku Laila, nenek dari pihak ibumu. Panggil saja aku eyang. Aku sudah mendengar semua cerita dari ibumu, kita semua akan mendukungmu untuk sembuh”.

“Eyang, adakah suatu cerita yang bisa membuatku mengingat kembali?”

Sambil mengusaptanganku, dia menjawab “Banyak kisah yang kamu milki, jika Allah menghendaki, maka semua ingatanmu akan kembali. Jika Allah tidak menghendaki, maka semuanya akan menjadi memori yang hilang. Dan itu pasti lebih baik bagimu, karena Allah memberikan yang terbaik buat kita, bukan memberikan apa yang kita butuhkan”

“Cepat sembuh ya Ham, Eyang selalu menunggu kunjunganmu ke rumah. Nenek akan menyediakan makanan kesukaanmu”.

‘Eyang, apakah aku sudah menikah?,

“Kenapa kamu bertanya demikian”

Karena selama saya tertidur, terasa ada seorang wanita yang hadir disisiku dalam keadaan hamil, dan membawa tanganku untuk membelai perutnya. Dia selalu membisikkan kata kata, cepatlah sadar, kami mengharapkan kesembuhanmu, meskipun kamu tidak menharapkan kami”.

“Itu hanya ilusi saat kamu koma. Ini Eyang bawakan kamu rendang ayam. Eyang suapin ya”

Mingguku berikutnya, ibuku datang membawa seorang wanita cantik, yang bernama Rista, yang diperkenalkan sebagai tunanganku. Kuakui, dia cantik. Tapi benarkah aku bertunangan dengan wanita centil yang berpakaian kurang bahan ini. Aku percaya ibuku, tidak mungkin bohong, mungkin kehidupanku sebelum koma memperkenankan untuk bertunangan dengan wanita seperti ini. Tapi untuk saat ini, entahlah. Ibuku terlihat sangat akrab, dengannya, sementara dia sangat manja pada ibu.

“Ibu tinggalkan kalian berdua sebentar ke kantin ya, ada yang kalian mau pesan?

“Rista boleh pesan minuman dingin ngga ma?, apa saja boleh”

“Boleh dong calon menantu mama” “Rafiq mau pesan apa nak?”

“Mas Rafiq khan suka lemon tea dingin ma, ya khan mas?” Rista menatapku untuk mendapatkan pembenaran. Bagaimana aku bisa menjawabnya kalua apa yang aku sukapun, aku tak ingat. Menyedihkan bukan

“Boleh ma,”

“Mama jalan, kalian yang rukun ya”

“Siap ma, Riska temanin mas Rafiq ya”. “Gimana rasanya Mas Rafiq, sudah baikan?”

“Lebih baik dari kemarin, minggu depan mungkin aku sudah keluar”

“Ohh senangnya, nanti Rista  ajak jalan jalan ya, biar mas cepat sembuh”. Rista ingin memegang tanganku, namun cepat cepat ku tarik

‘Kenapa mas Rafiq, apa mas Rafiq lupa padaku?”

“Jangankan kamu Rista, orang tuaku, ibu yang melahirkankupun aku tak ingat”

“Jangan katakana kamu melupakan aku dan cinta kita mas, kalua itu terjadi maka akan membunuhnya”

“Membunuhnya????  Membunuh siapa Rista?”

“Ngga ngga Mas Rafiq, aku hanya bercanda”

“Bercanda? Apakah membunuh orang itu termasuk candaan?, mungkin karena aku baru sadar dari koma, jadi belum tahu kalimat mana yang benar dan mana yang bercanda”

“Kamu  benar  mas, kita akan sering betemu, dan saling bercanda. Kamu banyak belajar kalimat candaan setelah ini”

Setelah Ibunya dan Rista pulang, Aku berpikir siapakah wanita hamil yang datang dalam mimpiku?, apakah dia Rista? Kalau dia Rista, maka aku seorang laki laki yang  bejat. Suka atau tidak aku harus bertanggung jawab. Akan saya cari perlahan lahan berbagai informasi hubungan antara aku dan Rista. Meskipun pada pandangan pertama, aku tidak simpatik padanya, tapi aku harus bergantung jawab atas semua perbuatanku. Memikirnya membuat kepala menjadi pusing.

BAB 2

Sudah seminggu, aku di rumah namun pergerakanku masih terbatas, hanya sebatas kamar, kamar mandi dan balkon. Makanan masih dibawah ke kamar, karena otot kakiku belum kuat untuk berjalan, apalagi naik dan turun tangga.  Untuk melatih otot kakiku, sesekali ayah, mendampingi turun ke ruang tengah dan menonton tv disana. Saat ini, aku bukan saja melatih otot ototku untuk bergerak tetapi aku juga melatih pikiranku. Meskipun, aku belum mengingat apapun, namun apa yang kulihat di kamar, sudah bisa menunukkan siapa aku sebelum kecelakaan itu terjadi.

Dinding kamar, dengan pola garis hitam putih vertical. Warna hitam ini menunjukkan  karakter yang kuat dan berkemauan keras, memiliki keberanian untuk mewujudkan keinginan dan tak ragu untuk meraih kekuasaan. Apakah aku memiliki karakter itu.  Sementara penyuka warna putih dikenal sebagai pribadi yang rapi, sederhana, tenang dan optimis. Ini bisa diterima, aku masih mampu sadar dari setelah 14 bulan koma, adalah karena rasa optimis. Rapi, ya…., karena kamarku terlihat rapi. Tapi begitu lama aku koma,  pasti kamar ini dirapikan oleh ibu atau mbok Imah. Apakah saat kecelakaan itu terjadi, aku tinggal di rumah ini ataukah ditempat lain. Begitu banyak pertanyaan, yang belum terjawab.

Tidak banyak perabot ataupun hiasan dikamarku, ini sesuai karakter penyuka warna putih yaitu sederhana. Dinding yang berseberang dengan pintu, terdapat lemari jati 3 pintu. Dinding depan posisi tempat tidur, ditempati lemari hias, yang dilengkapi dengan TV, videoplayer dan beberapa buku yang disusun dengan rapi. Dinding antara pintu kamar dan pintu kearah balkon terdapat meja kerja yang cukup besar. Berarti sebelum kecelakaan itu, aku sering memanfaatkan meja tersebut untuk bekerja saat aku di rumah. Yang cukup menyita perhatian adalah gitar  ditempatkan antara meja kerja dan pintu balkon. Apa aku bisa main gitar, lagu  apa yang aku suka. Mungkin suatu saat harus mencobanya. Saat ini aku sama sekali tidak mengingatnya.

Beberapa foto yang tergantung didinding kamarku, juga memberikan informasi seperti apa dulunya. Saat wisuda SMP aku diapit oleh ayah, ibu, eyang dan seorang lelaki tua. Itu pasti kakekku, tapi dimana dia? Kemana dia tidak datang saat eyang mengunjungi di rumah sakit. Foto wisuda SMA, aku diapit oleh ayah ibu, dan ada seorang gadis juga kedua orang tuanya. Dia terlihat seperti Rista. Apakah dia Rista?, kalau iya berarti kami sudah bersahabat sejak SMA.  Foto berikutnya, aku diapit oleh ayah ibu dan Rista. Apakah kami sudah lama bertunangan?, pada usia brapa kami bertunangan. Kenapa kami belum menikah, kalau kami sudah lama bertunangan. Pada foto berikutnya adalah foto saat aku bersalaman dengan seorang pria bule.  Apakah itu wisuda S2?, dimanakah aku kuliah S2, apakah diluar negeri?. Berbagai pertanyaan terbersit tetapi tak satupun terjawab. “Sabar Rafiq, kau akan mengetahuinya nanti. Pelan pelan saja”, aku coba menybarkan diriku sendiri

Saat sedang melihat buku-buku yang tertata rapi di lemari hias, pintu kamarku diketok  “Masuk” 

“Rafig, dibawah ada Rista, apa mau turun atau Rista yang  naik ke sini?”

“Rista saja Bu, yang naik, kebetulan ada beberapa hal yang ingin Rafiq tanyakan. “ “Pelan – pelan saja ya nak, jangan terburu-buru, agar memorimu dapat bekerja dengan baik”

“Iya Bu, trims … love you”

“Love you too”

Ibu kembali ke bawah, dan tidak berapa lama, datang dengan Rista.

Sambil menaruh jari tengah didagunya ibu berkata “Rista, tante tinggal ya, ingat pesan tante ya”

“Siap laksanakan tant” Rista menjawab  sambal tersenyum lebar

“Duduk di balkon yok Ris”

Tanpa menjawab, Rista langsung menuju balkon dan duduk pada salah satu kursi disana.

“Sama siapa kesini Ris”

“Sendiri”

“Kamu kalua jalan kemana kemana biasanya sendiri ya?’

“Iya sejak kamu kecelakaan. Sebelumnya kan kamu yang selalu menjemput aku”

“Oya? Sorry, aku sama sekali tidak ingat”

“Ngga apa apa Fiq, yang penting sekarang kamu sudah sembuh. Aku senang sekali bisa bersama sama dengan kamu lagi”.

“Ris, apa kita sudah lama  berteman ya? Bisa tolong ceritakan awal kita bertemu sampai kecelakaan itu terjadi”

“ Boleh sekali, kita bertemu saat kita SMA. Kita bersekolah di SMA yang sama, beda jurusan, Kamu IPA, dan aku IPS. Saat, ada pertemuan orang tua murid, disitu, mamamu dan mamaku bertemu. Ternyata mereka sahabat akrab saat SMA. Saat itu, kita berdua mulai berteman dan sangat dekat saat SMA. Kita sering jalan jalan berdua. Saat kuliah, kita juga  kita semakin dekat”.  Saling menunduk Rista meneruskan “dan …… saling …… mencintai. Kita selalu menghabiskan waktu berdua”. Kembali menatapku dia meneruskan “dan orang tua kita menyetujuinya. Kamu selesai S1 duluan dari aku, kemudian kamu melanjutkan pendidikan keluar negeri. Sebelum kamu, berangkat, kita bertunangan”.

“Tahun brapa itu”

“Juli 2015”

“Itu 5 tahun lalu. Kalau  kita bertunangan 5 tahun lalau, kenapa kita belum menikah”

“Kenapa kita belum menikah?, ehhhh kita belum menikahhhh …………. Sebab ………….. saat kamu belum selesai kuliah’ berpikir sebentar “oo satu lagi, kamu belum mau karena masih mau mengembangkan perusahaan …….. iya ……. Kamu masih mau mengembangkan perusahaan”

Ibu muncul dari pintu kmara, dan menemui kami berdua

“Lagi ngomongin apa nih berdua, serius amat” dengan mimik menggoda

“orang yang lagi pacarn, begini ya malu malu” sambal tertawa

“Engga tante, Rista sedang menceritakan tentang pertemuan pertama kali dengan Fariq tante”

“Sampai mana ceritanya?”

“Sampai tunangan tante”

“OO gitu, cukup kali ceritanya ya, nanti bisa disambung lagi. Ayo temanin tante belanja”

“Boleh tante”

{Fariq, Ibu sama Rista pergi ya, hati – hati ya dirumah, kalua perlu sesuatu panggil mbok Imah saja. Jangan turun ya, kakimu belum kuat”

“Iya bu, Fariq mau lihat – lihat buku lamanya Fariq”

“Ok kita tinggal ya nak”

“Fiq jalan ya, bye sayang”

Sepeninggal Ibu dan Rista, aku kembali ke kamar dan kembali  memeriksa buku yang tertata I lemari hias. Ada buku buku, desian konstruksi, bebera buku bisnis, beberapa novel dan buku kisah kehidupan tokoh dunia. Kebanyakan  novel yang dimiliki tersebut adalah karya Tere Liye dan Sherloch Holmes. Aku menarik salah satu, karya Tere Liye yaitu Rembulan Tenggelam Di Wajahmu. Setelah membaca synopsis, dari novel ini, kemudian aku membuka lembaran pertama, ada tulisan tangan pada lembar tersebut

“Bukan kebahagiaan yang membuat kita bersyukur, tapi bersyukurlah yang membuat kita bahagia”

                                RS

Mungkin buku ini pemberian Rista. Siapa nama lengkap Rista, mungkin Rista Sari, Atau Rista Shalbia. Ahhh, siapun namanya, yang penting aku  bisa memiliki buku ini.Akan kusampaikan terima kasih saat, bertemu lagi.  Saat ini aku masih melupakan cintaku pada Rista, malah melihat dandangannya yang memakai pakaian kurang kain, membuatku merasa rishi, namun aku tau perhatiannya padaku sangat besar. Buku ini salah satu buktinya. Semoga aku bisa segera mengingat semuanya.

Sampai sore ibu belum pulang, Aku keluar dari kamar dan turun ke dapur mencari mbok Imah. Hitung hitung melati otot kaki agar cepat pulih. Melewati ruang tengah, aku melihat foto keluarga besar. Sepertinya, yang srdang duduk di kursi besar adalah kakek dan nenek. Di belakang berdiri ayah dan ibu, seorang lelaki dan perempuan. Disamping kiri dan kanan kakek, berdiri seorang anak lelaki dan perempuan.  Anak lelaki, sepertinya aku sendiri, siapakah anak perempuan itu, apakah saudaraku?. Apa aku punya saudara perempuan” lalu dimana dia? Dan siapakah lelaki dan perempuan yang berdiri disamping ayah dan ibu? Aku terlalu focus pada foto tersebut samapi tidak menyadri kehadiran mbok Imah disamping

“Den”  sambal menepuk pundakku  “Aduhh mbok, kaget aku” sambal memegang dadaku

“Serius amat Den”

“O iya mbok, pria dan wanita yang berdiri di samping ayah dan ibu siapa ya?, dan anak perempuan yang difoto itu juga siapa? ‘

“oo itu biar nyonya atau tuan saja yang menjelaskan. Tugas saya meladeni aden. Apa Aden mau makan”

“ahh tau saja mbok imah ini, apa mbok imah punya Indra keenam?”

“Wah aden, Indra itu ponaanku dikampung tapi Cuma satu, ngga pake keenam keeanm gitu”.

Sambil tertawa aku duduk di kursi makan. “Makan ya mbok”  “Siap Ade”

“Wah kaya tentara saja nihh, pake siap siap”.

“Iya den, biar kelihatan gaul gitu”

“Bisa juga Mbok Imah Ina”

Suara bell, menghentikan obrolan kami. Mbok Imah bergegas membukakan pintu untuk Ibu yang baru saja pulang dari  mall.  

BAB 3

Sebulan sudah, aku di rumah. Semua bagian rumah sudah saya lihat. Di halaman belakang, ada kolam ikan, taman bunga kecil yang menarik untuk dilihat dan dipojok taman ada ayunan, yang terletak dekat gazebo.  Kata ibu, itulah tempat favoritku saat aku kecil. Tiada hari tanpa mendatangi  tempat itu. Ruang tengah yang cukup luas, dengan 2 pasang sofa. Dindingnya dihiasi oleh foto foto keluarga. Juga ada foto pernikahan ayah dan ibu. Di ruangan ini merupakan tempat bersantai dan menonton TV, karena itulah di dinding tengah terdapat sebuah televisi  ukuran 120 cm yang diletakkan diatas lemari hias.

Ruangan ini benar benar menjadi tempat favoritku, bukan saja sebelum aku koma dan kehilangan ingatan, tetapi juga saat Ini. Hampir setiap hari aku selalu duduk disini untuk membaca buku, menonton tv ataupun berkumpul dengan ayah dan ibu. Selain itu banyaknya foto yang terpampang didinding, selalu menimbulkan pertanyaan yang dapat dibahas dengan ayah dan ibu. Salah satunya adalah foto dengan kakek dan nenek, om Syarif dan Tante Winda, dengan putri mereka Aprilia. Begitulah yang ayah dan ibu ceritakan. 

Hari ini, eyang datang. Senang rasanya bila dikunjungi eyang. Kami semua sedang duduk di ruang tengah, ketika eyang mulai bercerita padaku “Rafiq, eyang mau cerita. Eyang punya 2 orang anak yaitu ibumu dan Om Syarif. Nenek berharap memiliki cucu lebih dari 2 tetapi ternyata Eyang juga hanya memiliki 2 orang cucu yaitu kamu dan Aprilia. Eyang dan kakek sangat menyayangi kalian berdua”. Aku merasa aneh dengan situasi ini. Sepertinya kami juga pernah berada di rungan ini dengan pokok bahasan yang sama, ya aku dan Aprilia. Ya tentu saja karena dia sepupuku. “Karena itulah eyang dan kakek, selalu menginginkan yang terbaik untuk kalian berdua. Kamu akan bertemu dengannya saat kamu mulai bekerja, saat ini Aprilia masih sibuk mengurusi kantor sehingga tak sempat mengunjungimu”.

“tahun brapa foto itu diambil”

“kalau tidak salah 22 tahun yang lalu”

“benar pa, 22 tahun yang lalu,mama ingat benar karena saat itu Aprilia baru ……….”

“Jangan teruskan Herlina, kenapa kamu tidak pernah menghormati kami, orang tuamu dan Syarif?”

“Bukan begitu Bu, tapi hanya mau menjelaskan siapa Aprilia ”

“Begitu? Kalau begitu jelaskan semuanya”

Ibu mendadak diam mendengar tantangan eyang. Papa hanya duduk terdiam.

“Rafiq, kalau sudah sehat dan siap bekerja, sampaikan ke nenek ya, Aprilia akan membuat persiapan penyambutan dan mempersiapkan hal – hal lainnya”.

“eyang pulang dulu, cepat sembuh ya. Herlina apa yang kau lakukan  menghancurkan wasiat ayahmu, jangan bertindak lebih Ibu. Lakukan apa yang kamu inginkan, tapi jangan lagi menyentuh rana keluarga Syarif”.

Aku menjadi heran mendengar pernyataan eyang, yang seakan memiliki suatu perang terselebung dengan ibu.

“Percaya bu, tadi hanya salah ngomong”

“Jangan keterusan salah omongnya ya….” sambil tersenyum kecut nenek keluar dari rumah.

            ========================================================

Siang ini, aku sedang bersantai di ruang tengah, saat pandangan mataku tertuju ke foto pernikahan ayah dan ibu. Tak sadar aku berdiri dan mendatangi foto tersebut, karena penasaran ingin melihat tanggal yang tertera pada foto tersebut. Tanggal yang tertulis adalah 14 September 1987. Saat ini aku berusia 29 tahun berarti aku lahir saat usia perkawinan orang tuaku  mencapai 3. Tapi tanggal brapa aku lahir, akupun tak tau.  Saat akan berbalik aku melihat sekrup pigura yang tertancap di dinding. Dulunya pasti ada foto ataupun hiasan yang pernah dipajang disitu. Jadi penasaran juga. Gambar apa ya, yang dulu ada disitu, kenapa diambil dari situ, ataukah mungkin pecah. Tapi, bagaimana pecah ya, kalau tergantung di tempat yang aman. Saat sedang berpikir, tiba – tiba ibu datang dan menyela

“Sedang ngapain”

“Bu disitu dulu ada foto apa? Kenapa dilepas?,

“Dimana”

“itu disamping foto pernikahan mama papa, ada sekrup  gantungan foto tuh” sambil menunjuk

“Oo itu,tajam juga matamu Fiq. Dulu ………ada lukisan ….. ehh burung. Lukisannya sudah lama jadi lembab. Belum sempat diganti dengan lukisan yang lain”.

“Mama suka lukisan burung?”

“Enggak, tapi itu hadiah kok,…….Iya hadiah dari seorang teman”

“Iya sich mama, lha wong di rumah ngga ada burung kok, kalau lukisan bunga baru sesuai dengan hobby Mama. Benar ngga ma?”

“Benar sekali anak pintar”.

“Ma tanggal berapa aku lahir Ma”

“Kamu lahir, tanggal 10 Oktober 1990”

“Ada foto foto waktu aku kecil ya ma”

“Ada tu banyak, dalam laci lemari itu” sambil menunjuk lemari sudut yang terletak dibawahnya foto perkawinan mereka.

“Rafiq lihat ya ma”

“Yoi, mama lihat mbok Imah ya” sambil menuju ke dapur

Aku mengeluarkan beberapa album, dan mulai menelitinya. Ada foto-fotoku saat aku bayi, umur setahun sampai TK. Ada beberapa foto saat kami jalan jalan dengan eyang dan kakek, juga dengan Om Syarif dan Tante Winda.  Belum ada Aprilia  saat  itu, karena tidak ada foto Aprilia bersama kami. Ataukah dia ditinggal di rumah. Saat membuka album foto berikutnya, terdengar suara bell.

“Pak Hasan, tolong buka pintunya” teriak ibu

“Baik Nyonya”

Tak berapa lama, Rista muncul di ruang tengah

“Hi sayang, lagi ngapain”

“Lihat foto foto kecil”

“Sudah bisa mengingat masa kecilnya”

“Belum, tapi foto foto tak lihat setidaknya menggambar begitu aku, dicintai dan disayangi oleh keluargaku”

“ Perjalanan ceritanya, baru dimulai kecil sampai SD?”

“Belum baru lihat foto bayi sampai TK. Nanti dilanjut lagi. Bagaimana kabarmu sehat”

“Alhamdulilah”

“Ris, bagaimana aku dulu? Apakah seorang teman yang baik, sorang pria yang bertanggung jawab ataukah aku seorang lelaki yang bajingan”

“Kamu seorang anak yang baik, untuk kedua orang tuamu karena seorang anak yang patuh. Seorang lelaki yang baik,  yang bertanggung jawab”

“Apakah aku tidak pernah menyakitimu”

“Hi Rista, Tante tadi lagi di belakang sama Mbok Imah. Gimana kabar mamamu… sehat”

“Sehat tante, ada salam dari mama” Sambil cipika cipika dengan ibu.

“Rista ikut makan bersama kami yuk, kebetulan makanannya sudah siap”.

“Senang sekali tante kalau diajak”

Maka rasa ingin tahukupun harus kukubur dulu, dan berjalan keruang makan, mengikuti ibu dan Rista yang jalan sambil berangkulan.

====================================================================

Siang ini  sangat terasa panas. Aku yang berada di dalam rumahpun merasakan panasnya. Untuk menghilangkan dahaga, aku turun ke ruang makan untuk mengambil minuman dingin. Memasuki ruang tengah, terlihat mbok Imah yang sedang nonton film Hindustan. Biasalah film Hindustan, selalu dibarengi dengan drama musikal. Tidak sadar aku mengikuti lagu yang dinyanyikan dalam film tersebut

Kyunki tum hi ho …………. Ab tum hi ho

Zindagi ab tum hi ho ……….Chain bhi,

Mera dard bhi …….Meri aashiqui ab tum hi ho

Tera mera rishta hai kaisa

Ik pal door gawara nahi

Tere liye har roz hai jeete

Tujh ko diya mera waqt sabhi

Koi lamha mera na ho tere bina

Har saans pe naam tera

Aku tersadar dan berhenti bernyanyi, saat melihat mbok Imah menatapku dengan heran

“Kenapa Mbok Imah”

“Aden masih ingat lagu itu”

“Memangnya aku sering menyanyikan lagu ini”

“Iya, dulu saat masih ……”

“Saat masih apa Mbok Imah?”

“Saat masih muda?”

“Memangnya aku sudah tua sekarang”

“Waduh salah ngomong lagi, maksud mbok Imah, waktu Aden masih di rumah ini”

“Memangnya aku pernah tidak di rumah ini?”,

“Waduhhh kok tambah salah, ngga Aden di rumah ini terus”

“Ayo mbok Imah, jangan bohong….. jujur”

“Jujur apa?” Ibu yang  masuk ke ruang tengah langsung bertanya

“Ini ma, katanya mbok Imah dulu waktu aku tinggal disini, aku suka nyanyi lagu India, yang baru saja dinyanyikan di film Hindustan itu” kataku sambil menunjuk ke TV

“Lagu apa toh Mbok”

“Tum Hi Ho, nyonya”

“iya benar, kamu ingat kalau kamu senang nyanyikan lagu itu?”

“Ngga ingat ma, hanya tadi aku kan ikut nyanyi. Makanya aku tanya ke mbok Imah, katanya aku suka nyanyi lagu itu saat aku tinggal disini. Emangnya aku pernah tinggal ditempat lain ma”

“Oo iya, kamu khan pernah tinggal di Singapura, saat kuliah dulu. Kan sudah mama cerita kalau S2mu di Singapura. Apa kamu lupa ceritanya mama ya?”

“oo maksud Mbok Imah itu… tak  kira apa”

“Iya Den, itu maksud mbok Imah. Sudah ya, silahkan dilanjut nontonya, Mbok Imah mau lihat jemuran dulu”. Mbok Imah terlihat tergesa gesa berdiri menuju pekarangan belakang, dibawah tatapan menyelidik ibu.

“Kenapa ma, lihat mbok Imah kayak orang marah gitu”

“enggalah, kenapa marah” sambil tertawa ibu mengambil remote dan mengganti program channel.

Prolog Warisan Berharga

Ketika terbangun dari koma panajngnya, Rafiq Ilham menemukan dirinya sendirian di dalam kamar sebuah rumah sakit. Saat membuka matanya dia tidak tau, siapa dia, mengapa dia bisa masuk rumah sakit, siapa keluarganya, bagaimana kehidupannya sebelum dia terbangun sama sekali tidak diingat.

Satu persatu keluarganya datang dan sahabat datang namun dia masih tidak mengingat apapun. Saat sadar, dia diperkenalkan pada seorang wanita , maka keluarganya satu demi satupun datang. Hari pertama kesadarannya, datang sepasang suami dan istri yag mengaku sebagai ayah dan ibunya, serta seorang wanita cantik yang mengaku sebagai tunangannya. Namun, mimpinya saat koma bahwa dia sering didatangai seorang wanita hamil, tidak pernah hilang dari ingatannya.

Setelah sadar, dia diminta ibunya untuk melaksanakan tanggung jawab sebagai CEO   perusahaan kontruksi, dengan pemilikan saham 70%.  Sejak kembali bekerja, banyak pertanyaan – pertanyaan yang berkecamuk di hatinya,  karena kepemilikan atas perusahaan tersebut adalah warisan dari pamannya, kakak ibunya. Dimana anak dari pamannya – Aprilia,  juga bekerja pada perusahaan tersebut  dengan  kepemilikan saham 20%.  Wanita yang dengan sikap dingin itu, terlihat terlalu ikhlas melepas hartanya.

Kecangguhan sikap orang orang yang berada di sekitarnya, juga menimbulkan  menimbulkan tanda tanya yag besar dalam hatinya.  Karena penasaran, diapun mencari tahu siapa dia sebenarnya, dan  kenyataan yang didapatkan membuatnya terkejut. Apa kenyattan yang dihadapi dan kenapa Aprlia ikhlas melepas harta ayahnya, temukan dalam novelnya.

Backpacker ke Malaysia -Kuala Lumpur

Backpacker ke Malaysia, murah dan gampang. Ini tips bagi anda-anda yang hobi travelling yang murah. Salah satu alternatifnya adalah Malaysia. Bisa dilakukan tanpa travel agent. dan anda bisa menekan budget. Selain pesawat ke Malaysia murah, harganya sama dengan travel antar kota di Indonesia, bahkan lebih murah dari harga pesawat Jakarta – Ambon ataupun Jakarta-Papua. Mau lebih murah lagi, cari ticket diskon

Malaysia merupakan negara yang menggunakan 2 Bahasa yaitu Bahasa Melayu dan Bahasa Inggris sehingga Mudah bagi kita untuk komunikasi. Alasan lainnya untuk ke Malaysia tanpa travel agent adalah ;
– Harga Tiket yang murah
– Akomodasi juga murah
– Harga makanan sama dengan Indonesia
– Transportasi murah dan banyak tersedia
– Adanya transportasi gratis berupa bus.
Karena itulah sejak pertama kali ke Malaysia tahun 2012, sampai tahun ini saya dan keluarga tidak pernah menggunakan travel agent.
Tiket ke Malaysia bisa didapatkan dengan harga murah di Citilink maupun Air Asia. Saya pernah mendapatkan tiket PP Surabay Malaysia hanya Rp. 500.000.
Saran saya jika anda mau seperti saya, brangkat tanpa sendiri tanpa menggunakan travel agent, adalah sebagai berikut ;
1. Beli tiket online, setelah itu pesan hotel. Banyak hotel dengan harga yang murah. Rp.200.000 permalampun ada. Kalau saya mencari hotel yang dekat dengan stasiun MRT sehingga jalan tidak terlalu jauh. Pilih juga stasiun yang banyak laluan / jurusan baik dengan MRT/KRL, sehingga kemana kemana dekat dan efesien waktu. Kalau untuk ini, saya recomenned dekat Masjid Jamik. Bagi anda yang beragama Islam, akan merasakan sensasi yang mengahrukan jika sholat di masjid ini, karena jamak masjidnya berbagai bangsa.
2. Buat destinasi yang ingin dituju selama liburan ke Kualalumpur
3. Lihat transportasi yang tersedia di Kualalumpur, misalnya LRT. Cetak dan pelajari. Ada 5 laluan / jurusan yang tersedia. Pelajari sesuai dengan destinasi yang ingin dituju.
Ini yang penting untuk dikeahui bahwa di Kualaumpur ada bus gratis untuk para wisatawan, namanya GO KL. Ada 5 tujuan yang berbeda. 5 tujuan yang berbeda ini ditunjukkan dengan warna yang berbeda, yaitu ada merah, ijo, orange, biru dan ungu. Anda pindah pindah GO KLpun anda sudah jalan jalan gratis tanpa harus mengeluarkan uang. Kalau mau ke Dataran merdeka bisa naik yangGO KL yang merah dan biru. Ke Bukit bintang, Ijo dan merah. Bus Go KL ijo, pangkalannya depan KLCC (Menara kembar).
4. Makanan hampir sama dengan Indonesia. Apalagi yang yang Senang makanan agak agak India / timur tengah seperti saya, banyak tersedia disana. Harga murah, bisa dijangkau, tapi kalau makannya di KLCC harganya lain lagi.
5. Belanja, tergantung tempat dimana belanja. Kalau beli di pasar seni atau di pertokoan tentulah murah. Kalau di Bukit Bintang tentulah mahal.
O iya, tahun ini saya ke KL di pertengahan Bulan September, itu adalah bulan dimana Malaysia baru merayakan hari ulang tahun pada tanggal 31 Agustus, dimana banyak lomba yang diadakan di Dataran Merdeka. Saya setiap hari disitu hanya untuk menyaksikan lomba yang diadakan bagi anak -anak sampai orang dewasa, lomba untuk etnis Melayu, China maupun India.
Ok, selamat mencoba, kalau ada pertanyaan silahkan masukkan dalam kolom comment
Berikut beberapa foto disana.
Ini BIS GO KL. Bersih dan nyaman

IMG20190916102254
Ini Bis Go KL

GO KL. Kenali bis. Mau lihat warna bisnya ada di bagian depan busIMG20190916112647s

Salah satu lokasi yang bagus untuk dikunjungi adalah dataran merdeka. Banyak spot foto yang bagus disini. Di sekitar Dataran merdeka, terdapat gedung gedung bergaya Inggris. Foto disini, terasa di Inggris. Dataran merdeka, memiliki sejarah penting bagi Malaysia karena pernyataan kemerdekaan Malaysia dilaksanakan didaerah ini. ini ada temannya. Selain dataran merdeka ini menjadi spot untuk berfoto ria, ada banyak lokasi yang bisa dikunungi sekitar sini, antara lain
Gedung Sultan Abdul Samad (for free)
Mesium Tekstil Nasional (sampingnya Gedung Sultan Abdul Samad)
Masjid Jamek (Berada di belakang Gedung Sultan Abdul Samad, dicapai dengan melintasi jembatan di samping gedung ini)
Air mancur menari di sungai depan Mesjid Jamek pada malam hari
Galery Kota Kuala Lumpur. Seperti mini city Kuala lumpur. Kaya nonton film 3 dimensi. Ini bayar
Taman kupu kupu, for free
Jika tidak tanggal di sekitar Dataran merdeka ataupun masjid jamek, maka akses kesini bisa dengan GO KL (my favorite transportation) warna merah bisa, ungu juga bisa. Atau rapid KL turun di masjid jamek.

IMG20190915102257 (1)
Taman di Dataran Merdeka
IMG20190915102615
Petunjuk Arah Di dataran Merdeka
IMG20190915152618
Nasi ayam. Salah satu menu yang ditemui di Kualalumpur

Nasi ayam ini saya makan di Pertama Mall. Dekat Sogo. Hargaya RM6, sekitar Rp. 21.000 sudah sama minum. Kalau naik GO KL dari Bukit Bintang turun disamping mall Pertama.

Salah satu tempat yang patut di kunjungi adalah pusat perbelanjaan bukit bintang.

IMG20190916105614
Bukit Bintang

Akses ke Bukit Bintang bagi pelancong, adalah dengan menggunakan bis GO KL yang gratis itu. Klu bis GO KL yang lewat sini adalah ungu dan ijo. Klu ngga salah ya. Klu naik bis GO KL warna lain, ikut saja nanti sampe terminal bus baru naik bis ungu kesini. Cara lain adalah dengan naik rapid KL . Sama arah dengan jalan Alor , pusat kuliner makanan yang terkenal di malam hari. Hanya pintunya beda. Kalau ngga salah pintu A ke jalan alor, pintu B ke bukit bintang. Teman teman nanti baca saja ya, biar tidak salah kalau pake rapid KL

Jalan Alor merupakan pusat kuliner di malam hari. Bagi teman teman yang muslim, hati hati memilih restorant yang dituju. Banyak restorant halal tapi di jalan agak jauh ke ujung. tapi bagi teman teman non muslim, weeh pesta makanan.

IMG20190915204003
Makan di Jalan Alor

Makan di jalan alor. Memilih restoran Thailand. Menu Pertaman mango sticky rice
Kalau mau naik rapid KL, beli tiket kereta di mesin mesin yang tersedia di pintu masuk. Gampang banget, caranya
Pilih jalur (Pelajari jalur sebelum ke KL)
pilih add button untuk menambahkan jumlah tiket yang akan dibeli
Masukkan uang kertas di tempat untuk uang kertas dan coin untuk tempat coin. Perhatikan nilai uang kertas yang dibolehkan. Maksimal RM 10, namun tidak semua mesin, ada yang hanya RM 5, bahkan ada yang hanya menerima RM 1 dan sen
Kemudian coin bulat biru dan kembalian (jika ada) akan keluar di bagian bawah mesin. Sama seperti kita beli minuman di vendor machine. ambil dan letakkan pada pintu sensor sebagaimana gambar dibawah
Kalau sudah masuk, pastikan berada pada jalur yang benar, jika stasiun itu terdapat beberapa jalur. Setelah berada pada jalaur yang benar, maka lihat platform kereta api dulu, yang kiri atau yang kanan biar tidak salah.


Itu saja yang dapat saya infokan. Kalau ada pertanyaan bisa ditaruh di kolom komentar ya

Lingkungan Industri Kecil Sidoarjo Wajib Masker

Beberapa bulan belakangan, fenomena pandemic virus corona (Covid-19) menjadi ancaman besar bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, covid-19 telah menyebar ke 34 provinsi, 489 kabupaten / kota. Sampai tanggal 9 September 2020, dilaporkan jumlah kasus covid di Indonesia berjumlah 203.342 kasus, dimana 8.336 orang meninggal dunia. Di Jawa Timur, kasus Covid dilaporkan mencapai 36.712 kasus, dengan jumlah korban meninggal sebanyak 2.646 orang.  Karena itu, pemerintah telah meminta semua orang tanpa memandang kelas usia, diminta untuk tetap tinggal di rumah demi memotong rantai persebaran virus corona penyebab Covid-19. Hal ini telah berdampak pada stabilitas ekonomi, karena masyarakat tidak dapat melaksanakan kegiatan ekonomi secara optimal, bahkan terhenti sama sekali.

Untuk mengembalikan pertumbuhan ekonomi, maka perekonomian Pemerintah kemudian menetapkan new normal, dimana masyarakat terutama yang berusia dibawah 45 tahun diibolehkan untuk kembali menjalankan aktivitas secara normal namun ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,  diantaranya adalah menjaga kebersihan tangan, penerapan etika batuk, pakai masker, jaga jarak dan isolasi mandiri bagi yang sakit. Dimana untuk pelaksanaan new normal diharapkan, semua sektor perekonmian dapat melaksanakan dengan baik, termasuk sektor industri.

Dimana Lingkungan Industri Kecil Sidoarjo, sebagai salah satu kawasan industri yang memberikan kontribusi dalam pertumbuhan sektor industri Di Jawa Timur, juga diwajibkan melaksanakan new normal. Pelaksanaan new normal sudah disosialisasikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui UPTI Logam dan Perekayasaan sidoarjo melalui surat maupun melalui kunjungan pada beberapa pelaku usaha.

Mengingat pentingnya pelaksanaan new normal, dimana para karyawan di kawasan Lingkungan Industri Kecil dapat tetap bekerja namun dengan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan covid-19 maka Lingkungan Industri  Kecil Sidoarjo perlu dicanangkan sebagai Kawasan Wajib Masker. Terkait dengan pencanangan tersebut, maka pada tanggal 14 September 2020, dilakukan pembagian masker pada siapapun yang masuk kawasan LIK tanpa menggunakan masker dan juga pembagian hand sanitizer. Masih dalam rangka new normall, juga akan dilakukan pengukuran suhu dengan thermal gun bagi siapapun yang masuk dalam kawasan LIK, penyemprotan disinfektan di perusahaan, pemasangan spanduk kawasan wajib masker, pemasangan baliho dan leaflet protokol pencegahan penyebaran covid – 19

Terkait dengan pelaksanaan  new normal, maka diharapkan 58 IKM yang berada dalam kawasan Lingkungan Industri Kecil Sidoarjo, dapat menerapkan protokoler pencegahan covid-19 di lingkungan perusahaannya masing – masing. Para pemilik / manager perusahaan diharapkan  juga mensosialisasikan prokoler tersebut, sesuai leaflet yang terpasang di perusahaan masing – masing, pada semua karyawan. Sehingga 400 karyawan yang bekerja LIK, diharapkan terhindar dari covid -19 dan dapat membantu perusahaan secara maksimal dalam melakukan produksi.

Melalui pencanangan kawasan Lingkungan Industrri Kecil sebagai kawasan wajib masker dapat meningkatkan kesadaran dan kemauan kita dalam melaksanakan protokoler kesehatan untuk melindungi tenaga kerja dan lingkungan rumah maupun kerja, dari wabah covid-19.  Dan kegiatan ini merupakan suatu upaya yang perlu didukung bersama – sama, agar karyawan tetap bekerja untuk menjalankan roda ekonomi dengan tetap menjalankan protokoler kesehatan.

Pengalaman Mengikuti Seleksi S1 Di Universitas Pertahanan

Beasiswa S1 UNiversitas Pertahanan, merupakan beasiswa baru

Beasiswa S1 UNiversitas Pertahanan, merupakan beasiswa barudi Tahun 2020, dimana untuk pertama kalinya Universitas Pertahanan, kementerian Pertahanan yang berlokasi di Sentul Bogor,  menerima beasiswa S1. Beasiswa ini berlaku untuk lulusan SMK / SMA, dengan fakultas dan prodi yang disediakan adalah sebagai berikut;  

  1. FAKULTAS KEDOKTERAN MILITER:
    – Prodi Sarjana Pendidikan Kedokteran
    1. FAKULTAS FARMASI MILITER:
      – Prodi Sarjana Ilmu Farmasi
  2. FAKULTAS MIPA MILITER:
    – Prodi Sarjana Biologi
    – Prodi Sarjana Kimia
    – Prodi Sarjana Fisika
    – Prodi Sarjana Matematika
  3. FAKULTAS TEKNIK MILITER:
    – Prodi Sarjana Teknik Informatika
    – Prodi Sarjana Teknik Konstruksi Bangunan Militer
    – Prodi Sarjana Teknik Elektro
    – Prodi Sarjana Teknik Mesin

Ada beberapa tahapan yang perlu dilalui dalam test seleksi yang akan dilalui oleh calon siswa, yaitu:

  1. Pendaftaran online. Ini merupakan tahap seleksi berkas. Pada tahap ini, bisa dilakukan sendiri ataupun secara kolektif dari sekolah. Kalau mendaftar sendiri pastikan bahwa nilai Laporan Pendidikan untuk mata pelajaran utama tidak kurang dari 90. Sementara kolektif dari sekolah masih bisa ditolerir karena selain syarat nilai 90 di laporan pendidikan, bisa juga masuk 10 besar sekolah. Nah, yang bisa memberikan informasi ini, tentulah sekolah. Tidak semua sekolah bisa mendaftarkan siswanya, karena hanya sekolah- sekolah tertentu yang mendapatkan informasi penerimaan beasiswa ini dari Universitas Pertahanan, seperti SMA Taruna Nusantara, SMA Krida Nusantara, SMAN Tarunan Nala, dan beberapa SMA lainnya.
  2. Test pengetahuan skolastik (TPS), test akademik, saintek dan test kemampuan berbahasa inggris.
Persiapan Menuju Candridimuka untuk Diksarmil

Peminat yang lolos seleksi berkas, akan mengikuti Test pengetahuan skolastik (TPS), test akademik, saintek dan test kemampuan berbahasa inggris. Karena tahun ini pandemic covid, maka test dilakukan secari virtual. Setiap peserta berpakaian sopan seperti halnya menghadiri test secara langsung, menunjukkan nomor test yang telah dikirim Universitas Pertahanan melalui email. Selama pelaksanaan test, peserta tidak dijinkan meninggalkan depan kamera dan dan sama sekali tidak diijinkan untuk menyembunyikan wajah dari kamera. Katanya anakku yang mengikuti test, test secara virtual ini lebih menakutkan dari test secara langsung, karena kalau melakukan kecurangan akan terekam, sehingga dapat didiskualifikasi meskipun setelah pelaksanaan test selesai.  

  • Test Psikotest.

Peseta yang lolos, selanjutnya akan  mengikuti psikotest. Pelaksanaan test ini ini juga virtual dengan peraturan yang sama dengan test Test pengetahuan skolastik (TPS), test akademik, saintek dan test kemampuan berbahasa inggris

  • Test Peminatan

Peserta test yang lolos test psikotest akan sampai pada test peminatan. Test ini juga dilakukan secara virtual. Hal yang perlu diketahui disini, bahwa ada soal hitung – hitungan tapi peserta tidak dibolehkan untuk menggunakan kertas coretan untuk menghitung. So alat menghitung is your brain.

Pendidikan Dasar Militer di Magelang
  • Final test untuk penentuan kelulusan

Final test ini dilakukan langsung di Universitas Pertahanan , mulai dari proses registrasi sampai pengumuman, kurang lebih 8 hari.  Pada final test ini, diantaranya adalah pemeriksaan kesehatan, wawasan kebangsaan dan wawancara. Pada Sesi ini, HP akan dikumpulkan begitu anak / anak sampai di mess / barak, dan akan dikembalikan lagi pada saat pengumuman.

Dari serangkaian test diatas, bagi yang berminat untuk mengikuti test ini tahun depan 2021, jangan tunggu pengumuman untuk belajar pada tahap berikutnya, karena range waktu pengumuman dan test  berikutnya tidak lebih dari 6 hari. Sedia paying sebelum hujan, itu lebih baik agar saat pengumuman dan ternyata ketrima, anda sudah belajar.

Saat pengumuman, so drama. Kenapa?, karena semua peserta dikumpulkan di lapangan.  Selanjutnya dipanggl sejumlah nama. Nama – nama yang dipanggil, orang tuanya sudah terharu dan senang, bahkan ada yang sujud sukur. Sementara orang tua, yang nama anaknya tidak dipanggil, juga menitik airmata, bukan airmata haru tapi airmata kesedihan. Bahkan ada orang tua, yang kembali ke mobil karena tidak tega melihat kesedihan anaknya dan tidak mampu menahan kesedihannya sendiri. Namun ternyata, yang lulus adalah anak – anak yang tinggal di lapangan, yang namanya tidak dipanggil. Mereka diminta masuk ke gedung merah putih,  dan setelah keluar dari gedung tersebut barulah mereka bersorak gembira.

Karena pengumuman yang dramatik tersebut, orang tua yang anaknya lulus, sepakat untuk tidak memeluk anaknya, dan membiarkan anak – anak yang lulus tersebut untuk menumpahkan kegembiraan sesame mereka dengan cara bersorak. Karena tidak semua orang tua hadir pada saat itu. Bagi  orang tua yang ingin anaknya mengikuti test ini, bisa saja pengumumannya juga so drama tapi dibalik. Untuk itu sebaiknya mendengar dulu kejelasannya, jangan cepat bergembira atapun bersedih, Bagi  orang tua yang tidak bisa hadir, saat  pengumuman dan saat pengumuman ternyata anaknya tidak lulus, jangan khawatir anaknya akan terlantar. Universitas Pertahanan akan menanggung biaya pulang dari Universitas Pertahanan sampai ke rumah.

Atraksi Penggunaan Senjata saat upacara pembukaan kadet Mahasiswa Unhan yang dihadiri Bapak Menteri Pertahanan, Bapak Prabowo

Dan bagi orang tua yang anaknya lulus, harus siap untuk tidak berkomunikasi dengan anak setelah mereka dinyatakan lulus, dan sudah menjadi siswa. Karena pada hari pengumuman mereka hanya diberi handphone selama beberapa jam. Pada hari itu juga, akan dilakukan pembagian kostum, dan handphone diserahkan untuk disimpan kembali oleh panitia. Setiap siswa akan mengambil kostum  untuk mengikuti Pendidikan  Dasar Militer di Magelang selama 1 bulan. Sehari setelah pengumuman, siswa diberangkatkan ke Magelang. Para mahasiswa S1 Universitas Pertahanan ini, disebut dengan nama Kadet Pembukaan Diksarmil 242 Kadet Unhan di Akmil di Hadiri Pangdam  IV/Diponegoro - Metropos IDMahasiswa. Ini terlihat dari spanduk yang terpasang di Akmil Magelang. Dan untuk tahun 2020 ini, Pendidikan Dasar Militer angkatan pertama Kadet mahasiswa S1 Unhan sudah dilakukan. Dan pada tanggal 29 Agustus 2020 lalu, pembukaan pendidikan mahasiswa baru S1 unhan sudah dibuka dalam suatu upacara, dengan inspektur upacara, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto.

PRODUK RAJUT – TAS RAJUT

Untuk memeuhi kebutuhan konsumen pengguna Tas Rajut, maka Rumah Rajut Sair hadir untuk memberikan pilihan tas rajut bagi konsumen. Bukan saja warna, bentuk maupun pattern dengan harga yang cenderung murah.

SIni adalah beberapa contoh pilihan tas rajut yang dapat anda pesan.,

Yang  tinggal di Sidoarjo dan Surabaya boleh melihat langsung di rumah. O iya, tas tas ini dijual under brand Sair, dan ada di google my  business. Kalau bingung cari alamat, cari saja di google map Rumah Rajut Sair, dan anda bisa diarahkan ke rumahku. Masih banyak contoh lainnya yang bisa dilihat di google my business Rumah Rajut Sair

MARRY ME SENNORITA

By Suri Ryana

Novel yang menceritakan tentang Pria Kacukan Melayu – Spanyol, pada awalnya sangat mendebarkan, tapi pada pertengahan sampai akhir utamanya tentang konflik cinta. Bagaimana tidak konflik kalau Sofiy Leia , seorang gadis yang tumbuh dengan dasar agama yang kuat, yang tau batas hala haram dilamar seorang lelaki yang sholatpun dia tidak tau. Selain itu dengan batas  status yang sangat besar, dia hanya seorang gais kampung dilamar oleh seorang lelaki kaya dan terkenal seperti Isa Alejandro. Ditambah lagi dengan kehadiran si model Spanyol celup, semakin membuat keraguan bagi Sofiy untuk menerima Isa Alejandro.

Seperti halnya novel novel Suri yang biasanya mengisahkan tentang suatu negara, seperti Kimchi Untuk Awak bercerita tentang Susana di Korea Selatan, Pengantin Musim Salju bercerita tentang suasana di Jepang, dlll maka Marry Me Sennorita bercerita tentang suasana di Granada Spanyol lengkap dengan kisah kehancuran kejayaan islam di Eropa.

Berikut sdikit cuplikan dari novel Marry Me Sennorita

Tak habis-habis lelaki kacukan Sepanyol itu melamar Sofiy Leia sehingga gadis itu kusut dan serabut dibuatnya! Takkanlah nak terima lamaran lelaki yang baru dikenalinya tak sampai seminggu itu? Sudahlah lepas laku. Pengetahuan agama lelaki itu pulak boleh dikatakan zero!

Atuk dan nenda pun susah nak percaya yang cucu mereka mahu memilih gadis Muslimah seperti Sofiy sebagai bakal isteri.

“Lain pulak taste dia kali ni, abang….” – Engku Zaharah.

“Boleh percaya ke cucu bertuah awak tu nak kahwin dengan gadis begini?” – Engku Aziz.

Isa Alejandro hadir saat Sofiy Leia tidak mempunyai siapa-siapa dan berada dalam bahaya.

“Tak ke awak rasa pernikahan ini tak akan diberkati? Satu masa nanti awak akan tinggalkan saya, kan? Sebab awak tak cintakan saya. Perkahwinan sepatutnya menjadi satu ibadah. Kita harus ikhlas bernikah kerana Allah.” – Sofiy Leia.

“Berkat? Well, terus terang aku tak arif tentang itu. What I know, we’ll make a good pair and this is a win-win situation. Kau tolong aku dan aku tolong kau.” – Isa Alejandro.

Terpaksa atau rela? Itu bukan soalnya. Persoalannya sekarang, dapatkah perkahwinan ini bertahan sehingga ke akhirnya? Sudahlah mereka berasal dari dunia yang yang terlalu jauh berbeza. Si perempuan Sepanyol celup, Rosa Arabella a.k.a Rosmina Sukardi pun turut sama menagih cinta Isa Alejandro. Belum lagi bercakap tentang mama dan papa Isa Alejandro yang sukakan pelakon ‘sendu’ tu.

Dalam kekusutan, ada gelora cinta yang semakin membahang. Namun, bahagianya cuma sementara. Badai yang melanda memisahkan dua jiwa yang sedang asyik dilamun asmara.

Namun, benarkah apa yang telah ditakdirkan untuk kita, akan tetap menjadi milik kita akhirnya?

“Now pandang sini dan bagitau abang yang Sofiy tak cintakan abang.” – Isa Alejandro.

“Benarlah garis waktu tak akan mampu menghapuskan rasa itu.” – Sofiy Leia.

Masihkah ada harapan untuk cinta mereka mekar semula?

cover marry me sennorita

Kalau mau difilmkan maka sosok Sofiy Leia ini harus benar benar seorang wanita yang cantik. Bagaimana tidak, setiap lelaki yang dekat dengan dia, selalu jatuh cinta bahkan pada first look, woooowww

NOVEL TERIMA KASIH DERITA, BY EMMA ZARA

Membaca novel ini benar benar membat aku marah kepada sosok Irfan, dan begitu membodohkan sosok Afeeya. Tapi membuat saya menjadi penasaran, habis ini apa lagi,,,, apa lagi. Akibatnya membca novel ini sampai jam 1 malam. Untuk Sang Suami lagi tidak ditrima pada saat membaca novel ini, bisa dihukum tidak boleh membeli novel lagi.  Berikut adalah sinopsis novel Terima kasih Derita

Afeeya Daniella binti Datuk Ammar, gadis pan-Asia yang punya segala kelebihan. Namun kerana satu fitnah, Afeeya dibuang oleh bapa kandungnya sendiri pada hari kematian ibunya. Malah kerana fitnah yang sama juga, hubungan Afeeya dan kawan baiknya, Anissa telah musnah.

Afeeya akhirnya terpaksa membawa diri dengan identiti yang disembunyikan. Namun takdir Allah, Afeeya terpaksa disatukan dengan lelaki yang begitu membencinya. Dialah Irfan Sufyan Tan Sri Yusuf!

“Fan akan kahwin dengan dia, tetapi dengan bersyarat. Fan tak nak sesiapa pun tahu Fan kahwin dengan dia. Lebih-lebih lagi daripada Nisa. Dan kalau Fan dapat tahu yang Nisa tahu hubungan Fan dengan perempuan ni, Fan takkan teragak-agak untuk ceraikan dia! – Irfan Sufyan

“Saya sedar diri saya di mata awak, Encik Irfan. Tadi awak ada kata yang awak seribu kali tak ingin dengan saya, kan? Tapi awak tak tahu yang saya sejuta kali tak inginlah dengan awak!” – Afeeya

Semenjak itu, hubungan mereka tidak pernah berubah dengan saling membenci. Namun tatkala cinta sudah hadir, Afeeya mendapat tahu bahawa Anissa yang pernah disebut-sebut suaminya rupa-rupanya ialah Anissa, bekas kawan baiknya sendiri. Afeeya reda… jika Anissa membongkar kembali fitnahnya di hadapan suaminya.

Namun, sehingga bilakah Afeeya mampu merahsiakan identiti dirinya daripada pengetahuan semua? Adakah derita Afeeya akan berakhir juga pada akhirnya?

Membaca novel ini, jadi berpikir adakah orang yang mau simenderita Afeeya, sampai tidak dihargai oleh orang sekitarnya. Dan semuanya menjadi terkaget kaget setelah fitnah bertubi tubi yang dikenakan padanya.

Kalau novel ini akan dibuat menjadi sinetron, maka perlu mencari gadis kacukan  Amerika – Melayu , seperti Afeeya,

cover Terima Kasih Derita

Novel Terima Kasih Derita Dapat dibaca disini

Bab 1    Bab 2     Bab 3      Bab 4      Bab 5     Bab 6     Bab 7     Bab 8     Bab 9     Bab 10      Bab 11      Bab 25     Bab 26     Bab 27      Bab 28      Bab 29      Bab 30-31     Bab 32-33     Bab 34     Bab 35

 

 

 

 

Panahan Cinta Mr Agoraphobia

Novel ini merupakan karya Suri Ryana yang dikeluarkan tahun 2018. Jika dicari di toko toko buku di Kuala Lumpur masih dijual.  Aku memburu novel ini dengan memburunya langsung ke KL dan membelinya di Kinokuniya KLCC.  Novelnya best, karena   Thalia dan Faleeq selalu melakukan Tarik ulur, sampai paskah perkawinanpun masih Tarik ulur, sehingga sempat menyesali ikatan perkawinan.Yang kusuka dari buku ini adalah kelucuan kelucuan yang terjadi akibat keluguan dan kepoloson Thalia maupun Faleeg, dan tentu saja dengan rahasia – rahasia yang ditemui diawal cerita yang menumbuhkan rasa penasaran. Selain itu, ada cerita menegangkan yang timbulkan karena cinta yang dipaksanakan.

Berikut adalah synopsisnya

Pertemuan pertama di antara Thalia Aysara dan CEO Al-Hayyan Group, Tuan Faleeq Al-Hayyan telah mencetuskan salah faham hingga menyebabkan Tuan Faleeq mengelar Thalia pencuri manakala Thalia pula menggelar Tuan Faleeq sebagai penculik.

Walaupun mereka saling bercakaran namun, Tuan Faleeq telah membantu membebaskan Thalia daripada cengkaman Abang Joe, lelaki hidung belang yang beristeri dua.

Kebarakan di kilang Al-Hayyan Group telah menyebabkan Thalia secara tidak sengaja menjadi penyelamat Tuan Faleeq. Dan mereka bertemu semula ketika Thalia menjalani latihan praktikal di Al-Hayyan Group. Kala itu, Tuan Faleeq sedang menghidapi agoraphobia.

Lelaki itu kini sering diserang panik apabila berada di luar rumah dan tidak betah berada di khalayak ramai. Tapi, apabila berada dekat dengan Thalia, dia terlupa dengan penyakitnya itu membuatkan keluarga lelaki itu nekad untuk menjodohkan mereka berdua dengan harapan Tuan Faleeq akan sembuh seperti sediakala,

Termakan budi dengan Tuan Faleeq sekeluarga menyebabkan Thalia rela disatukan dengan lelaki itu. Motif Thalia cuma satu. Mahu Tuan Faleeq sembuh dari penyakit agoraphobia yang dihidapinya.

Bahtera rumah tangga dilayarai dengan rasa gugup dan kekok pada mulanya, tetapi bercambah menjadi hubungan cinta yang mengasyikkan. Bahagia yang terbina diuji saat rahsia silam yang melibatkan dua keluarga ini terbongkar

Panahan cinta Mr ago

Lelaki Upahan Lain

Teman Lelaki Upahan merupakan novel karya Azura Rasyidin yang telah dibuat dramanya.

Berikut synopsisnya

“I nak you jadi teman lelaki upahan I. Just tell me what you want. I can give you everything. Kereta, rumah atau apa-apa saja. Just name it.” – KYRA LYDIA

“I setuju jadi teman lelaki upahan you… Tapi I ada syarat.” – EL

“Syarat? Syarat apa?”

Syarat yang pertama, Kyra Lydia kena hormatkan EL. Kedua, Kyra Lydia kena dengar cakap EL, tak boleh lawan cakap EL. Ketiga, Kyra Lydia dilarang sama sekali menunjukkan wajah masam, wajah berlagak, wajah ego, wajah angkuh dekat EL. Ops, tambahan syarat lagi… Kyra Lydia dilarang sama sekali menghina EL.

Hanya kerana satu insiden kecil yang berlaku di Restoran The Spices milik EL, telah menyebabkan EL terlibat dalam rancangan gila Kyra Lydia. Pada mata Kyra Lydia, EL seorang lelaki yang sederhana. Bagi EL pula, Kyra Lydia seorang gadis yang angkuh, berlagak, berhati batu dan penuh dengan dendam.

Tanpa pengetahuan keluarga EL, hubungan ‘cinta’ EL dan Kyra Lydia terjalin dengan jayanya hingga mereka bersetuju untuk disatukan. Dalam tidak sedar, cinta mula mekar dalam hati masing-masing. Ternyata EL berjaya mengubah perangai buruk Kyra Lydia.

Pada saat EL bersedia untuk menzahirkan rasa cintanya, ujian datang merenggut hati EL sehingga menyebabkan dia menjadi seorang lelaki pendendam. Dia umpama mangsa yang terjerat dalam permainan yang diciptanya bersama Kyra Lydia.

“I menyesal sebab kenal you. You bagaikan racun yang menghancurkan diri I. Patutnya I tak payah tolong you… Tak payah bersusah-susah nak pulihkan hubungan you dengan daddy you. What a perfect family! Tapi I… waktu you bergembira dengan keluarga you, keluarga I hancur! Sekarang you dah tahu kenapa I benci you? I hate you Kyra Lydia! I loathe you so much!”

Mulut kata benci, tapi hati kata sayang. Rasa cinta EL yang mekar buat Kyra Lydia dahulunya berganti menjadi dendam. Masihkah ada ruang untuk Kyra Lydia melenyapkan rasa dendam EL yang membara terhadap dirinya? Novel ini dapat dibaca di  blog Azzura , pada link secretlun.blogspot.com/2014/01/teman-lelaki-upahan-1.html. Ada bab 1 sd 10 disini. Novel ini sudah dibukukan dibawah Karya Seni publisher

Cover teman lelaki upahan Si El suka main ukulele

Kalau penasaran dengan novel ini dan tidak mendapatkan novelnya, bisa nonton dramanya dengan judul yang sama. Cerita dalam drama sama dengan yang didalam novel. Saya suka nonton dramanya karena lakonan Ungku Ismail Aziz dan Elizad Sharifuddin dalam drama ini benar benar memukau. Selain menghibur dengan kelucuan Ungku Ismail, juga kesedihan yang dimunculkan benar benar terasa. Pokoknya aku suka banget. Dramanya ditayang di Slot Akasia TV 3 Malaysia tahun 2015 sebanyak 28 episod.  Kalau ingin menonton dramanya bisa ke link berikut ;

 

Episod berikutnya dapat dicari sendiri ya. Selamat menonton

1 2 3